MEDAN –
Ramadan mungkin telah berlalu, namun semangat meraih keberkahan lewat puasa sunah tetap menyala di Masjid Jamik Kebun Bunga Medan, Jalan Taruma/Jalan Kejaksaan, Senin (21/09/2026).
Senyum bahagia terpancar dari wajah para jamaah, terutama lansia dan anak-anak yatim, saat menerima sajian buka puasa bersama.

Di balik layar keberlanjutan kegiatan ini, ada perjuangan dan ketulusan para pengurus masjid serta jajaran dermawan.
Rahmad Olo dan Ice, selaku pengurus acara, menceritakan bagaimana Allah menggerakkan hati orang-orang baik untuk mengulur tangan.
Sosok pemuda seperti Abel, Reza, dan Fadhil menjadi teladan nyata bagaimana generasi muda Islam memanfaatkan masa mudanya untuk mengabdi kepada umat.
”Awalnya kami khawatir dengan operasional logistik harian. Namun, Allah selalu punya cara menolong hamba-Nya. Lewat dukungan BKM, para donatur, dan inisiatif saudara saudara kita seperti Abel, Reza, dan Fadhil, kebutuhan buka puasa selalu terpenuhi bahkan melimpah,” jelas Ice.
Bagi para dermawan, memberi bukan karena menyisakan harta, melainkan menyadari bahwa di dalam rezeki mereka terdapat hak orang lain.
Suasana keakraban yang tercipta saat waktu buka tiba memperlihatkan keindahan persaudaraan Islam yang sesungguhnya.(red)






















